
Di sana...
Takkan lagi ada kilauan cahaya jingga sore hari yang memanja
Di sana...
Takkan ada lagi harapan dan doa yang dititipkan pad bentangan pagi
Semuanya begitu sepi....
sunyi....
sunyi....
sunyi.....
dan sunyi....
Aku tak bisa berbuat banyak
hanya berharap,
esok hari akan ada !
Aku sadar diriku
hanya sebutir buih dilautan
yang bisa lenyap kapan saja
begitu angin mengguncang ombak
Namun
Doa ini takkan kusimpan
Harapan ini takkan hilang;
Bukan hanya semusim di hari esok
Tetapi musim semi yang memekar
Menghapus segala resah!
Kemilau cahaya hari....
Aku takut !
Bukan , bukan , takut.
Hanya khawatir pada diriku ini.

Apa ini ?! Ini bukan seperti cinta yang dulu kukenal ! Ini lebih membuatku menderita ! Aku harus mengakhiri ini secepatnya walaupun aku akan mati karena ini. Aku tak ingin masa depanku hancur hanya karena orang sepertimu.
Kenapa di awal tahun seperti ini ???!! Apakah memang sudah saatnya ???
Tapi walau bagaimanapun aku tetap mencintaimu ......




